
Meningkatkan Ketakwaan Melalui Kurban
Jumat, 8 Mei 2026
349 kali dibaca
[Khutbah Pertama]
ุงููุญูู ูุฏู ูููู ุงูููุฐูู ุฌูุนููู ุงูุชููููููู ุฃูุณูุงุณูุง ููููุจููููู ุงููุฃูุนูู ูุงููุ ููุดูุฑูุนู ุงููุฃูุถูุญููููุฉู ุชูููุฑููุจูุง ุฅููููููู ููู ุฌูู ูููุนู ุงููุฃูุญูููุงูู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ูููู ุงููู ููููู ูููููู ุงููุญูู ูุฏู ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏูููุฑู. ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณูููููููุ ููุจูููู ุงูุฑููุญูู ูุฉู ููููุฏูููุฉู ุงููู ูุชููููููู.
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุงูููุฐููููู ุฌูุงุฏูููุง ุจูุฃูู ูููุงููููู ู ููุฃูููููุณูููู ู ุงุจูุชูุบูุงุกู ู ูุฑูุถูุงุชู ุงูููู.
ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุงูุชูููููุง ุงูููู... ุฃูููุตูููููู ู ููููููุณููู ุจูุชูููููู ุงููููุ ููููุฏู ููุงุฒู ุงููู ูุชูููููููู. ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธูููู ู:
ุฃูุนูููุฐู ุจูุงูููู ู ููู ุงูุดููููุทูุงูู ุงูุฑููุฌูููู ู. ูููู ููููุงูู ุงูููููู ููุญููู ูููุง ููููุง ุฏูู ูุงุคูููุง ูููููููู ููููุงูููู ุงูุชููููููู ู ูููููู ู.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang tak terhingga, terutama nikmat iman dan Islam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Melalui mimbar ini, khotib wasiatkan kepada diri sendiri dan jamaah sekalian untuk terus berupaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah, karena hanya bekal takwa yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.
Saat ini kita berada di ambang bulan Dzulhijjah, bulan di mana umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha dan melaksanakan ibadah kurban. Penting bagi kita untuk memahami bahwa kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan dan membagikan dagingnya. Esensi terdalam dari kurban adalah media untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Allah menegaskan dalam Surah Al-Hajj ayat 37: "Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan kamulah yang dapat mencapainya." Ayat ini merupakan pengingat bahwa Allah tidak melihat seberapa mahal harga sapi kita, atau seberapa gemuk kambing kita, melainkan Allah melihat sejauh mana kejujuran niat dan ketaatan hati kita saat mengeluarkannya.
Jamaah yang berbahagia,
Ketakwaan dalam berkurban dicontohkan secara sempurna oleh Nabi Ibrahim AS. Beliau diuji dengan perintah yang sangat berat, yaitu menyembelih putra yang sangat dicintainya, Ismail AS. Secara logika manusia, perintah ini tampak mustahil untuk dilaksanakan. Namun bagi hamba yang bertakwa, perintah Allah adalah segala-galanya.
Ibrahim AS mengajarkan kepada kita bahwa kurban adalah proses "penyembelihan" terhadap ego pribadi, kesombongan, dan rasa cinta dunia yang berlebihan. Ketika kita berkurban, kita sedang membuktikan bahwa cinta kita kepada Allah berada di atas cinta kita terhadap harta benda. Tanpa ketakwaan, kurban hanya akan menjadi festival tahunan tanpa makna. Namun dengan ketakwaan, setiap tetes darah hewan kurban akan menjadi saksi yang memberatkan timbangan amal kebaikan kita.
Maโasyiral Muslimin Rahimakumullah,
Selain dimensi ketuhanan, kurban juga meningkatkan ketakwaan melalui dimensi sosial. Kurban melatih empati dan kepedulian kita terhadap sesama. Dengan berbagi daging kurban, kita sedang menyambung tali kasih dengan saudara-saudara kita yang barangkali jarang mencicipi hidangan lezat. Inilah kesalehan sosial yang diinginkan Islam; di mana kebahagiaan hamba tidak dirasakan sendirian, melainkan dibagi bersama mereka yang kekurangan.
Rasulullah SAW memperingatkan dengan tegas: "Barangsiapa yang memiliki kelapangan rezeki namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami." (HR. Ahmad). Hadits ini adalah dorongan bagi kita yang mampu agar jangan sampai kekikiran menghalangi kita untuk meraih derajat takwa.
Mari kita jadikan momen kurban tahun ini sebagai titik balik untuk memperbaharui iman kita. Pilihlah hewan terbaik sebagai bukti rasa syukur, niatkan sepenuhnya karena Allah, dan hadirkan kebahagiaan bagi sesama. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan mencatat kita sebagai hamba-hamba-Nya yang benar-benar bertakwa.
ุจูุงุฑููู ุงูููู ููู ููููููู ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธูููู ูุ ููููููุนูููู ููุฅููููุงููู ู ุจูู ูุง ูููููู ู ููู ุงูุขููุงุชู ููุฐูููุฑู ุงููุญูููููู ู. ุฃููููููู ููููููู ููุฐูุง ููุงุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ุงููุนูุธูููู ู ููู ููููููู ู.
[Khutbah Kedua]
ุงููุญูู ูุฏู ูููู ุญูู ูุฏูุง ููุซูููุฑูุง ููู ูุง ุฃูู ูุฑู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู.
ุงููููููู ูู ุตูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ููุณููููู ู ุชูุณูููููู ูุง ููุซูููุฑูุง.
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุงูุชูููููุง ุงูููู... ููููุชูููุธูุฑู ููููุณู ู ูุง ููุฏููู ูุชู ููุบูุฏู.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Marilah kita akhiri khutbah ini dengan berdoa, memohon ketetapan iman dan kelapangan hati untuk senantiasa taat pada perintah-Nya. Mari kita luruskan kembali niat kita agar kurban yang kita tunaikan murni menjadi jalan peningkatan takwa, bukan sebagai ajang pamer atau kebanggaan duniawi.
ุฅูููู ุงูููู ููู ูููุงุฆูููุชููู ููุตูููููููู ุนูููู ุงููููุจูููู... ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐููููู ุขู ูููููุง ุตููููููุง ุนููููููู ููุณููููู ูููุง ุชูุณูููููู ูุง.
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ููููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููุงููู ูุคูู ููููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชูุ ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชู.
Ya Allah, terimalah ibadah kurban kami. Jadikanlah kurban kami sebagai sarana untuk membersihkan hati kami dari kotoran dunia dan kesombongan. Berikanlah kami keberkahan atas rezeki yang Engkau titipkan, dan bimbinglah kami agar selalu menjadi hamba-Mu yang peduli terhadap penderitaan sesama. Ya Allah, mudahkanlah langkah kami menuju surga-Mu melalui jalan ketakwaan dan pengorbanan yang tulus.
ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉูุ ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉูุ ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู.
ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุฅูููู ุงูููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงููุฅูุญูุณูุงูู... ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููู ุงููุนูุธูููู ู ููุฐูููุฑูููู ูุ ููุงุดูููุฑููููู ุนูููู ููุนูู ููู ููุฒูุฏูููู ูุ ููููุฐูููุฑู ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.
Penulis: Akbar Trio Mashuri (LAZIS Nurul Falah)