Penyembelihan hewan kurban adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam, terutama pada hari-hari raya Idul Adha. Amalan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT serta meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. 

Namun, dalam melaksanakan penyembelihan hewan kurban, ada beberapa tata cara yang harus dipenuhi sesuai dengan syariat Islam. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam.

Persiapan Sebelum Penyembelihan

1. Memilih Hewan Kurban

Hewan yang akan dijadikan kurban harus memenuhi beberapa syarat. Hewan kurban bisa berupa kambing, domba, sapi, atau unta. Hewan tersebut harus sehat, tidak cacat, dan sudah mencapai usia tertentu, diantaranya, kambing atau domba minimal berusia satu tahun, sapi minimal berusia dua tahun, dan Unta minimal berusia lima tahun.

2. Mengasah Pisau

Pisau yang digunakan untuk menyembelih hewan harus tajam. Pisau yang digunakan untuk mempermudah saat pemotongan hewan kurban.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala sesuatu. Jika kalian menyembelih, maka baguskanlah penyembelian dan tajamkanlah pisaunya untuk menyenangkan hewan yang disembelih." (HR. Muslim)

3. Menjaga Kebersihan

Tempat penyembelihan sebaiknya bersih dan terpisah dari pandangan hewan lain. Kebersihan alat dan lingkungan penyembelihan juga harus diperhatikan untuk menjaga kualitas daging yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Tata Cara Penyembelihan

1. Menghadapkan Hewan ke Arah Kiblat

Hewan yang akan disembelih sebaiknya dihadapkan ke arah kiblat. Ini mengikuti sunnah Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah: 

"Rasulullah menyembelih dua ekor kambing jantan bertanduk, lalu beliau menghadapkan keduanya ke kiblat, menyebut nama Allah dan takbir, kemudian beliau menyembelihnya." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

2. Membaca Basmalah dan Takbir

Sebelum penyembelihan, disunnahkan untuk membaca "Bismillahi Allahu Akbar" (Dengan nama Allah, Allah Maha Besar). Hal ini bertujuan untuk memohon keberkahan dan keridhaan Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur’an: 

فَكُلُوْا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللّٰهِ عَلَيْهِ اِنْ كُنْتُمْ بِاٰيٰتِهٖ مُؤْمِنِيْنَ

"Maka makanlah dari (hewan-hewan) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya." (QS. Al-An’am: 118)

3. Menyembelih dengan Cepat

Penyembelihan dilakukan dengan cepat menggunakan pisau yang tajam pastikan penyembelihan dilakukan dengan satu gerakan pada leher hewan. Tujuannya untuk menyebabkan kematian yang segera dan minim kesakitan bagi hewan kurban.

Saat proses menyembelih, cukup memotong tiga saluran utama di leher, yaitu: saluran makanan (esofagus), saluran napas (trakea), dan dua pembuluh darah besar (vena jugularis dan arteri karotis). Penting untuk tidak memutus kepala hewan saat penyembelihan, cukup hingga hewan mati.

Setelah penyembelihan, biarkan darah mengalir dan tunggu hingga hewan benar-benar mati sebelum melanjutkan ke proses pemotongan daging. Kemudian daging dapat dibagikan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan di wilayah tempat penyembelihan hewan kurban.

Semoga dengan cara penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam. Kurban yang ditunaikan dapat bermanfaat bagi sekitar dan mendapatkan pahala kebaikan berlimpah dari Allah SWT. 


Kampanye Terkait

Sedekah Kurban

Sedekah untuk support agenda Kurban diberbagai pelosok Negeri

Donasi