PERTANYAAN 

Assalamu’alaikum wr wb. 

Dalam Al-Qur’an saya mendapati surat Al-Kahfi yang berisi kisah Ash-habul Kahfi, tapi tidak disebutkan nama-namanya. Siapa sebenarnya as-habul kahfi itu? Wajibkah kita mempercayainya? Mohon penjelasan Bapak Pengasuh. Terima kasih. Fathor Rohman – Sumenep

JAWABAN

Wa’alaikum salam wr wb.

Terima kasih Bapak Fathor Rohman atas pertanyaan Bapak yang sangat menarik. Semoga jawaban berikut sesuai dengan harapan Bapak. Ash-habul Kahfi adalah kisah yang populer di kalangan penganut Islam dan Kristen. 

Dalam Islam, kisah itu disebutkan dalam surat Al-Kahfi (gua). Kisah itu tentang tujuh pemuda yang tidur dalam sebuah gua di Suriah, atau Yordania, atau Turki selama 309 tahun berdasar kalender Qamariyah atau 300 tahun dalam kalender Syamsiah. Peristiwa tersebut terjadi sekitar tahun 249-251 M. Dalam istilah Kristen, mereka ini disebut The Seven Sleepers (tujuh orang yang tertidur).

Mereka melarikan diri ke dalam gua karena dikejar oleh kaisar Romawi Kuno yang memaksa rakyatnya menyembah dewa-dewi atau berhala. Sebelum berangkat, mereka menyedekahkan semua hartanya kepada orang-orang miskin. Mereka ditemani anjing yang bernama Qithmir (dalam Islam) atau Viricanus (dalam Kristen). Anjing inilah satu-satunya hewan yang akan masuk surga. Makam Ash-habul Kahfi berada di Yordania dan banyak dikunjungi wisatawan sampai sekarang.

Al-Qur’an hanya menyebut mereka sebagai anak- anak muda, tanpa menyebutkan nama-namanya. Allah SWT berfirman,

اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا 

“(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu berdoa, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami” (QS Al-Kahfi [18]: 10).

Di kalangan ulama, ada beberapa versi nama- nama mereka. Menurut Ibnu Abbas dalam kitab Hasyiyah As-Shawi ‘ala Tafsir Al-Jalalain, mereka adalah Muksalmina, Tamlikha, Marthunis, Nainuwis, Sariyulis, Dzu Nawanis dan Falyastathyunis.

Dalam masyarakat Kristen, setiap tanggal 27 Juli (Kristen) atau 22 Oktober (Katholik), peristiwa The Seven Sleepers ini diperingati sebagai hari ditemukannya tujuh pemuda tersebut beserta anjing penjaganya.

Karena kisah itu disebutkan dalam Al-Qur’an, kita wajib memercayainya, walaupun hanya sekilas, bukan detailnya. Al-Qur’an tidak pernah berkisah sesuatu yang fiktif, jadi pasti benar, apalagi bukti-bukti fisiknya telah dibenarkan para ahli sejarah. Wallahu ta’ala a’lam.

Penulis : Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag 


Kampanye Terkait

Sedekah Kurban

Sedekah untuk support agenda Kurban diberbagai pelosok Negeri

Donasi