LAZIS Nurul Falah bekerjasama dengan Pesantren Nurul Falah yang di support dana dari Kitabisa.com mengelar diklat online Standarisasi Guru Al-Qur’an Level 2 Metode Tilawati. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program LAZIS Nurul Falah yakni memberdayakan guru Al-Qur’an. Diklat online standarisasi guru Al-Qur’an diikuti oleh 53 peserta seluruh koordinator pengembangan Al-Qur’an se Malang Raya dan Makasar.

Pada hari Sabtu-Ahad (14-15 November 2020) di saat masih masa pandemi tidak akan melunturkan semangat para penggerak Al-Qur’an untuk membumikan Al-Qur’an. Dengan adanya teknologi yang semakin canggih diklat yang awal mulanya offline bisa diganti dengan online hanya untuk menerapkan kegiatan tersebut dan tidak kalah dengan keadaan.

DR. H. Umar Jaeni, M. Pd menyatakan "rasa hati ini sangat gembira sekali bercampur dengan haru karena di tengah-tengah situasi yang seperti ini khususnya Nurul Falah sebagai pusat pembelajaran Alquran model Tilawati di Indonesia ini terus melakukan aktivitas – aktivitas dalam rangka untuk mengembangkan dan menjaga al Quran di tengah-tengah umat” tuturnya

“Alhamdulillah itu bisa terjadi dan termasuk hari ini dan bahkan beberapa pekan ini kawan-kawan di pusat sampai kewalahan untuk melakukan atau menata agendanya karena di sana sini terus melakukan kegiatan seperti ini walaupun dengan daring, sesungguhnya hati ini pingin bisa bertemu secara langsung doakan mudah-mudahan satu saat saya bisa datang ke Makassar” lanjut Dr. H. Umar Jaeni, M. Pd.

Disebutkan dalam ayat Al-Qur’an, Allah memerintahkan kita agar kita membaca Al-Quran dengan tartil.

وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلا

Dan bacalah al-Qur’an itu dengan tartil. (Al-Muzammil: 4)

Dari ayat tersebut penggerak Al-Qur’an (LAZIS Nurul Falah dan Pesantren Nurul Falah) mencoba untuk menggerakan seluruh kalangan untuk mempelajari Al-Qur’an dengan metode Tilawati. Bersama Bapak Dr. H. Umar Jaeni, M.Pd. sebagai Direktur Eksekutif Pesantren Al Qur’an Nurul Falah sekaligus pemateri diklat online standarisasi guru Al-Qur’an level 2 metode Tilawati.

Dengan adanya diklat online standarisasi guru Al-Qur’an diharapkan guru bisa mengembangkan keterampilan dan menjadi guru Al-Qur’an berkualitas. Sehingga tidak hanya banyak kuantitasnya namun juga diikuti dengan kualitas yang memadai.


Kampanye Terkait

Sedekah untuk Guru Ngaji Indonesia

Ayo Empati Pada Guru Ngaji Ditengah Pandemi Covid-19

Rp 13,094,669 / Rp 50,000,000
30 hr tersisa

26%

Donasi