Mari Menyayangi dan Menyantuni Anak Yatim

Baginda Nabi Saw. telah mencontohkan dan memberikan teladan kepada kita umat Islam untuk menyayangi dan menyantuni anak-anak yatim. Dalam agama Islam, menyayangi anak yatim merupakan perbuatan yang mulia. Bahkan, anak yatim disebut sebanyak 23 kali di dalam Al-Qur’an. Allah Swt. menjanjikan ganjaran pahala yang banyak bagi orang yang menyantuni anak-anak yatim. Apalagi menyayangi dan memberikan santunan kepada anak yatim, Allah Swt. juga menyangi mereka sebagaimana mereka menyayangi anak yatim tersebut.

Berikut ini beberapa janji Allah kepada orang yang menyayangi anak-anak yatim sebagaimana dikutip dari buku Mari Mencintai Anak Yatim karangan Drs Muhsin.

Pertama, melipatgandakan pahala. Setiap orang yang memberikan perhatian dan berbuat baik kepada anak-anak yatim sekalipun sebesar zarrah akan mendapatkan pahala yang besar. Dan jika ada kebijakan sebesar zarrah niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. (An-Nisaa: 40). Sejatinya kita berbuat sekecil saja akan ditambah pahalanya, apalagi dengan yang besar akan bertambah melimpah.

Kedua, dimuliakan dan dilapangkan rezeki. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Fajr ayat 15-17. Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakanNya dan diberinya kesenangan, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku’. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata, ‘Tuhanku menghinaku’. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.”

Ketiga, termasuk benar iman dan takwanya. Orang yang menyayangi dan menyantuni anak yatim akan dimasukkan Allah ke dalam golongan orang-orang yang benar imannya dan bertakwa. “Dan memberikan harya yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (Al-Baqarah: 177).

Keempat, Minum dari mata air surga. Semua orang Islam yang baik kepada anak yatim akan diberikan kenikmatan oleh Allah dengan dapat meminum air dari mata air dalam surga. “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebijakan minum dari gelas (Berisi minuman) yang campurnya adalah air kafur, (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (Al-Insan: 5-6,8).

Kelima, Termasuk golongan beriman kepada Allah. Orang yang menyayangi dan berbuat baik kepada anak yatim dimasukkan ke dalam golongan orang yang beriman kepada Allah. “Atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat atau orang miskin yang sangat fakir. Mereka (orang-orang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.” (Al-Balad: 13,14 dan 18).

Inilah manfaatnya ketika kita bisa menyayangi dan menyantuni anak yatim. Semoga kita tidak pernah bosan untuk terus memberikan perhatian kepada anak yatim. (eko/dari berbagai sumber). Inilah manfaatnya ketika kita bisa menyayangi dan menyantuni anak yatim. Semoga kita tidak pernah bosan untuk terus memberikan perhatian kepada anak yatim. (redaksi lazisnf)

 


Kampanye Terkait

Bantu Yatim Ditinggal Orangtua Wafat

Mari Berbagi kebahagian kepada Santri yatim

Donasi