Air merupakan salah satu kebutuhan utama manusia dan makhluk hidup lainnya. Dalam waktu beberapa hari tanpa air makhluk hidup tidak bisa mempertahankan kehidupannya. Air merupakan sumber daya alam yang tidak bisa habis. Dikatakan tersebut karena air bisa mengalami proses daur.

Daur air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air atau perputaran air dari air menguap menjadi awan dan apabila mencapai titik jenuh di awan, maka akan jatuh dalam bentuk hujan air, salju atau es, demikian seterusnya. Penguapan merupakan salah proses rangkaian daur air yang terdapat di rawa, laut, danau, samudera dan lainnya akibat terkena paparan sang surya. Penguapan terjadi secara alami tanpa adanya bantuan manusia, dan tanpa mengeluarkan biaya apapun.

Diperkirakan setiap detiknya air menguap sebanyak 16 ton. Uap air yang terbentuk membumbung tinggi ke udara. Saat mencapai lapisan atmosfer atas, uap air lalu mengembun membentuk awan akibat temperatur yang semakin rendah. Dan bentuk awan, uap air lalu dibawa oleh angin melintasi saratan dan jatuh ke bumi sebagai air hujan. Jumlah uap air yang menguap sama dengan air yang turun di muka bumi ini. Seperti yang dijelaskan dalam Qur’an Surat Az-Zukhruf ayat sebelas:

وَٱلَّذِى نَزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍ فَأَنشَرْنَا بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ

Artinya “Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).

Firman Allah menjelaskan bahwa air hujan diturun dengan kadar yang telah ditentukan dan tepat sesuai yang diperlukan. Tepatnya kadar ini tentu sangat penting bagi keseimbangan ekologi dan keseimbangan kehidupan di bumi.

Fenomena alam ini sudah dibahas di Al-Qur’an jauh sebelum para ilmuwan menemukan bukti bahwa air yang menguap jumlahnya sama dengan air yang turun ke bumi. Manusia tentu tidak mampu mengatur daur air tersebut walaupun mengerahkan seluruh teknologi yang ada di bumi ini.

Air mempunyai banyak sekali manfaat bagi semua kehidupan dibumi. Allah menyuplai air kepada makhluknya yang ada di bumi dengan cara yang istimewa. Jika saja kadar air hujan yang turun tidak sesuai dengan kadarnya maka bumi akan mengalami kerusakan. Maha besar Allah, hal ini tidak akan pernah terjadi, karena sudah diijelaskan dalam Al-Qur’an.


Kampanye Terkait

Zakat Maal



Rp 3,754,093 / Rp 1,000,000,000,000,000
hr tersisa

0%

Donasi