Semenjak Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor pada 4 April 2021, BNPB melaporkan tidak kurang dari 181 penduduk setempat meninggal dunia, 225 penduduk mengalami luka serta 48 lainnya dinyatakan hilang. Selain itu sebanyak 74.629 rumah tinggal penduduk diwilayah terdampak bencana mengalami kerusakan berskala ringan hingga berat. Tentunya kondisi ini menyita perhatian publik nasional untuk mengulurkan tangan, tak terkecuali LAZIS Nurul Falah.

Tim dari LAZIS Nurul Falah langsung turun tangan melakukan penyisiran lokasi yang sekiranya menjadi prioritas untuk diberikan bantuan. Sore itu cuaca masih menghantui warga Provinsi NTT akan datangnya bencana susulan. Penduduk sekitar yang melihat kedatangan tim LAZIS Nurul Falah dengan bantuan, seketika terpancar kebahagiaan diwajahnya.

Tak menunggu berlama-lama tim langsung mentasharufkan bantuan berupa sembako gula, tepung, minyak goreng dan menyerahkan kepada perwakilan warga yang sudah menunggu. Banyak warga yang merasa simpati dengan hadirnya bantuan yang diberikan oleh tim LAZIS Nurul Falah. Salah satu warga menyatakan sangat senang mendapat bantuan dan mendoakan agar bantuan tersebut dapat bermanfaat.

Selain kepada penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor, LAZIS Nurul Falah juga memberikan bantuan rutin kepada guru ngaji seperti yang telah di programkan. Kehadiran guru ngaji pada saat datangnya bencana sangat penting, guru ngaji harus di support secara moril dan materiil agar tetap menggaungkan ayat-ayat Illahi. Dengan begitu kita semua dapat berharap bencana akan segera mereda dan semuanya kembali normal. (Icha)


Kampanye Terkait

Aksi Peduli Bencana Indonesia

Mari Peduli Bersama kepada sesama Korban Bencana di Negeri Tercinta Indonesia

Donasi